Yudisium Fakultas Ekonomi UNIMAS, 249 Mahasiswa Resmi Menyandang Gelar Sarjana

Mojokerto, unimasmjk.ac.id — Fakultas Ekonomi Universitas Mayjen Sungkono (UNIMAS) menyelenggarakan Yudisium Fakultas Ekonomi Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis (27/8/2026) bertempat di Hotel Raden Wijaya. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian proses akademik di perguruan tinggi.
Yudisium kali ini meluluskan sebanyak 249 mahasiswa, terdiri atas 216 lulusan Program Studi Manajemen dan 33 lulusan Program Studi Akuntansi. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebahagiaan, dihadiri oleh Rektor Universitas Mayjen Sungkono beserta jajaran pimpinan universitas, Dekan Fakultas Hukum, Wakil Dekan Fakultas Pertanian, serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ekonomi, Dwi Dewianawati, S.E., M.M., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Ia berpesan agar keberhasilan tersebut tidak menjadi akhir dari proses belajar, melainkan menjadi awal untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan keterampilan.
Dekan juga menyampaikan harapan agar para lulusan tidak berhenti pada pencapaian hari ini, tetapi dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta terus memperkaya kompetensi sesuai dengan perkembangan zaman.
“Selamat atas keberhasilan yang telah dicapai. Jangan berhenti belajar dan terus tingkatkan skill. Semoga apa yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dapat menjadi bekal untuk melangkah ke tahap berikutnya,” pesan Dwi Dewianawati.
Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan dan pelayanan terdapat kekurangan. Ia berharap hubungan baik antara fakultas dan para lulusan tetap terjaga meskipun setelah yudisium mereka tidak lagi berstatus sebagai mahasiswa.
Dalam rangkaian kegiatan yudisium, Fakultas Ekonomi UNIMAS juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa dengan predikat terbaik dari Program Studi Manajemen dan Akuntansi. Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk sertifikat dan piala.
Dari Program Studi Manajemen, tiga mahasiswa dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik adalah:
- Badrus Salam, kelas 8B, dengan IPK 3,98.
- Zahra Haya Shabiyyah, kelas 8B, dengan IPK 3,98.
- Sania Lestari, kelas 8A, dengan IPK 3,98.

Sementara itu, dari Program Studi Akuntansi, mahasiswa dengan predikat terbaik adalah:
- Mochammad Dzulfiqar Khoirumansyah, dengan IPK 3,98.
- Alifia Nazala Putri Agasia, dengan IPK 3,96.
- Raden Bagus Kocho Negoro, dengan IPK 3,95.

Pemberian sertifikat dan piala tersebut menjadi bentuk penghargaan atas prestasi akademik, kerja keras, serta konsistensi para mahasiswa selama menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi UNIMAS.
Pesan penguatan juga disampaikan Rektor Universitas Mayjen Sungkono, Dr. Fajar Purwanto, S.Ked., S.M., M.M. Dalam sambutannya, Rektor memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas pencapaian akademik yang telah diraih.

Rektor menyampaikan bahwa setelah menyelesaikan seluruh proses akademik, para peserta kini memasuki fase baru dalam kehidupannya. Mereka tidak lagi berstatus sebagai mahasiswa, tetapi telah menyandang status sebagai seorang sarjana.
“Proses belajar Anda sudah mencapai 100 persen. Hari ini Anda bukan lagi mahasiswa, melainkan seorang sarjana,” tutur Rektor.
Namun, Rektor menegaskan bahwa penyelesaian pendidikan formal bukan berarti proses belajar telah berakhir. Terlebih, para lulusan memasuki dunia yang terus mengalami perubahan, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif. Para sarjana diharapkan tidak sekadar menjadi pekerja yang mengikuti perubahan, tetapi mampu menjadi pihak yang menciptakan perubahan.
“Kalian lulus di era digital. Jangan menjadi robot pekerja, jadilah arsitek lapangan kerja. Jadilah creator dan ciptakan lapangan kerja agar tidak mudah digantikan oleh AI,” pesan Rektor kepada para lulusan.
Pesan tersebut menjadi dorongan bagi para lulusan Fakultas Ekonomi untuk tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki keberanian untuk membangun usaha, menciptakan inovasi, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Suasana haru turut terasa ketika perwakilan mahasiswa, Badrus, menyampaikan sambutannya di hadapan para peserta yudisium, dosen, dan pimpinan universitas.
Dalam sambutannya, Badrus menggambarkan perjalanan mahasiswa melalui sebuah metafora “datang dengan gelas kosong”. Gelas kosong tersebut menjadi simbol kondisi ketika mahasiswa pertama kali datang ke perguruan tinggi dengan bekal pengetahuan yang masih terbatas, kemudian secara perlahan diisi melalui proses pembelajaran selama masa perkuliahan.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen yang telah membimbing para mahasiswa selama menempuh pendidikan. Bagi para lulusan, ilmu yang diberikan dosen bukan hanya berkaitan dengan materi perkuliahan, tetapi juga turut membentuk cara berpikir dan karakter.
“Bapak dan Ibu dosen telah membagikan ilmu, membentuk cara berpikir dan karakter kami. Semua itu menjadi bagian penting dari perjalanan kami sebagai mahasiswa dan menjadi bekal yang luar biasa untuk menghadapi kehidupan setelah ini,” ungkap Badrus.
Mewakili seluruh mahasiswa, Badrus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh dosen atas berbagai kekhilafan yang mungkin terjadi selama menjalani proses perkuliahan.
Yudisium Fakultas Ekonomi Tahun Akademik 2025/2026 akhirnya menjadi penanda berakhirnya satu fase sekaligus awal bagi perjalanan baru 249 lulusan UNIMAS. Dengan bekal ilmu, keterampilan, karakter, dan pengalaman yang diperoleh selama berada di bangku kuliah, para lulusan diharapkan mampu melanjutkan langkah dengan percaya diri, terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Selamat kepada seluruh lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Mayjen Sungkono. Terus belajar, terus berkarya, dan jadilah sarjana yang mampu menciptakan dampak. (pop/pop)
