07 December 2024 adminwebsite

Dilepas Rektor, Ratusan Mahasiswa KKN Sains Tematik UNIMAS Siap Mengabdi di Kecamatan Kemlagi

Mojokerto, unimas.ac.id – Universitas Mayjen Sungkono menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata Sains Tematik Tahun Akademik 2023/2024. Sebanyak 356 mahasiswa dilepas untuk mengikuti kegiatan KKN Sains Tematik Desa Tahun 2024 yang tersebar di 16 Desa yang ada di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Mahasiswa peserta KKN tersebut secara resmi dilepas oleh Rektor Unimas, Dr. Fajar Purwanto, S.Ked, SM., MM. di halaman Kampus Unimas, Sabtu 7 Desember 2024

Dalam sambutannya, Rektor Unimas mengatakan bahwa kegiatan KKN ini sudah ada di dalam kurikulum setiap program studi, dimana KKN ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. 

Beliau berpesan kepada seluruh peserta KKN agar mampu bersinergi dengan warga setempat untuk memberikan kontribusi dalam membangun desa. Selain itu, beliau juga menghimbau kepada mahasiswa agar tetap menjujung tinggi sopan santun dan etika.

Setelah membuka acara, Rektor Unimas memasangkan atribut peserta KKN kepada perwakilan mahasiswa peserta KKN sebagai simbolis telah dilepasnya mahasiswa KKN

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia KKN, Khasbulloh Huda, SE., MM menyampaikan bahwa kegiatan KKN Sains Tematik Desa ini dilaksanakan dari tanggal 7 Desember sampai dengan 14 Desember 2024.

Selama 1 minggu peserta di wajibkan untuk menganalisis masalah yang ada di desa kemudian merumuskan rencana penyelesaian masalah dengan menyusun program kerja.

Adapun beberapa program kerja menarik dari beberapa kelompok yang sudah terlaksana antara lain, penanaman pohon di beberapa wilayah, penyuluhan, pelatihan, mengajar di beberapa sekolah, pemeliharaan tempat wisata dan masih banyak lagi

Mahasiswa mengaku senang saat berada di kecamatan kemlagi. Selain menambah ilmu, keterampilan, mahasiswa juga mendapat keluarga baru yakni warga desa.

Pelaksanaan KKN Sains Tematik ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa agar dapat mengabdi kepada masyarakat dan mengatasi masalah pembangunan desa .